Selasa, 13 Desember 2016

Untuk Lelaki

Pagi ini, membaca berbagai percakapan di grup telegram. Ada lagi, beberapa, yang menceritakan tentang kehidupan rumah tangga yang di ujung tanduk gara-gara perselingkuhan si lelaki, yang satu di antaranya disertai KDRT.
Lelaki seperti ini, yang memaksa perempuan untuk lebih kuat dalam menjalani kehidupan.
Lelaki seperti ini, yang mempertaruhkan masa depan anak-anak hanya untuk kebahagiaa duniawi.
Lelaki seperti ini, yang saya sendiri masih bertanya-tanya apa tujuan jangka panjangmu?
Tidakkah hidup nyaman bersama anak istri itu membahagiakan?
Kalaupun sudah tidak ada cinta untuk isteri, kamu masih sayang kan sama anak?
Kalau memang ingin berpisah, pisahlah baik-baik, jaga silaturahmi, tetap dekat dengan anak, baru kemudian cari pasangan baru.
Bagi orang dewasa, pasangan hanyalah sebuah babak di kehidupan,tapi bagi seorang anak, orang tua nya adalah dunia nya. Menyakiti pasangan, berarti juga telah menyakiti anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar